Polusi udara yang sangat minim membuat udara masih begitu segar. Dari tempat saya berdiri terlihat gunung Lawu yang megah dengan sebagian puncaknya yang masih tertutup awan. Duhai indahnya pagi ini.. subhanallah. Desa saya ini masuk ke dalam wilayah kabupaten Magetan yang bisa dikatakan termasuk wilayah kaki gunung Lawu. Ah.. menatap megahnya gunung itu dari kejauhan, mengingatkan sebuah kenangan heroik waktu mendakinya. Iya benar... saya mendakinya (lebih tepatnya kami mendakinya). Sebuah pendakian heroik dan misterius beberapa tahun yang lalu. Ah... mungkin akan saya ceritakan itu di lain waktu.
Menulis Basmalah untuk Perlindungan
3 days ago











ah.. kirain ini dipuncak. mirip pemandangannya hehehe
ReplyDeleteklo dari postingan2 sebelumnya, kayaknya si empunya blog begitu menyukai pagi
ReplyDelete(mirip tokoh Tegar dalam Sunset Bersama Rosie nya Tere Liye, udah baca belum bung?)
pendakian heroik dan misterius?? wah, penasaran... bakalan kayak pendakian Mahameru-nya 5 cm gak ya??
Duh indah sekali tempat tinggalnya, Mas. Tiap hari hidup ditempat ini bikin paru-paru segar dan kulit tetap kenceng nih
ReplyDelete@Miawruu : iya memang di puncak mbak, puncak gunung lawu.. he he
ReplyDelete@puchsukahujan : Sunset Bersama Rosie, wah belum punya saya... bagus ga?
tunggu ya cerita pendakiannya.
@@Evi : yup... pasti awet muda ^_^
ah, saya jadi kangen kampung :)
ReplyDeleteaku juga suka pagi, motret sunrise di pagi yg dingin, tapi mengasyikkan, beruntung msh tinggal di kampung, masih bisa menghirup udara segar, melihat ratusan burung terbang di udara, rusa liar berlarian di sawah, senangnya tinggal di desa
ReplyDeletebtw, fotonya cantik bgt
Sayang di Magetan Kota Udaranya gak sesegar di daerah plaosan dan sekitarnya mas.. Pasti adem tiap hari. apalagi sekarang pasti Duiingiiin.....
ReplyDeletehwiii.. senangnyaa tiap hari bisa menikmati pemandangan seperti itu.
ReplyDeleteaku juga pernah ke lawu mas,. tapi belum bikin postingannya. yukk bikin, ntar diskusi kita. hahaha
@catatannyasulung : yuk...mari ke kampung..
ReplyDelete@Ely Meyer : yup hidup di kampung memang menyenangkan.. udara yang bersih bebas polutan..
makasih mengenai kesan gambarnya ^_^
@wahyu : iya mas.. kan udah kota. jadinya memang pasti banyak polutan asap kendaraan bermotor.
@armae : wah pernah ke Lawu juga... sip sip... nanti kalo ada kesempatan saya posting mengenai pendakian gunung Lawu.
bagus pemandangan, terasa sejuk udaranya. tapi ceritanya kok secuil ya. Magetan tetanggaan dengan boyolali fin
ReplyDeleteIni pemandangan yang selalu saya lewati setiap pagi berangkat ke kantor . . . indahnya . . . .^^
ReplyDeleteSuasana berkali berganti, sesuai jenis tanaman sawah yang diharapkan pemiliknya.
@iput : ya meski ceritanya secuil, tapi mampu memunculkan segunung makna
ReplyDelete@Dwi Yulianti : he he... iya asal jangan sampe ada bawaan yang jatuh aja. ntar diliatin para petani itu.